Lobak

Diposting oleh Zaenal Arifin pada 04:33, 12-Apr-11

Serat dan pektin, asam
folat. Meredam risiko kanker,
mengendalikan hipertensi,
menurunkan risiko stroke dan
serangan jantung dengan cara
mengontrol kadar homosistein
darah.

Paprika

Diposting oleh Zaenal Arifin pada 04:31, 12-Apr-11



Betakaroten, lutein,
likopen, klorofil, vitamin C,
kalsium, fosfor, kalium, silikon,
selenium. Menggiatkan
peremajaan sel, mengobati
diabetes dan hipertensi,
menurunkan kadar kolesterol
dan trigliserida darah berlebihan,
meredakan peradangan,
mengurangi produksi lendir
(dahak, ingus, dll.)yang
berlebihan, menunda
menopause.

Mentimun

Diposting oleh Zaenal Arifin pada 06:50, 30-Des-10

Kalium, kurkubitain
C, enzim elaterase, betakaroten,
vitamin C, asam amino triptofan,
treoinin, leusin, isoleusein, lisin.
Menenangkan dan meredakan
stres, meremajakan sel dan
menghambat penuaan,
mengendalikan hipertensi,
mengobati gangguan ginjal dan
saluran kencing.

Selada, Selada air dan Seledri

Diposting oleh Zaenal Arifin pada 06:49, 30-Des-10

SELADA :
Selada Keriting, Selada
Bokor dll : Serat, kalium,
kalsium, fosfor, magnesium,
sulforafan, betakaroten, vitamin
E. Memperbaiki pencernaan,
meningkatkan kekebalan tubuh
dengan cara menciptakan
kondisi basa, mengatasi anemia,
memperbaiki vitalitas seks,
memperkecil risiko kanker.
SELADA AIR :
Serat, betakaroten,
kalsium,fosfor, magnesium,
vitamin C, ropanol. Menggiatkan
peremajaan sel, mengurangi
risiko keropos tulang, mengatasi
hipertensi, memperlancar proses
pembuangan racun.
SELEDRI :
Seledri hijau, Seledri
stik, peterseli : Betakaroten,
klorofil, kalsium, fosfor, kalium,
magnesium, vitamin C, asaragin,
saponin, flavoglukosida,
apigenin, kolin, lipase. Mengatasi
hipertensi, menurunkan kadar
asam urat berlebihan, memacu
peremajaan sel dan
menghambat penuaan,
mengurangi risiko kanker dan
keropos tulang, membantu
pengurasan racun dari dalam
tubuh, mengontrol kadar
kolesterol darah.

Sawi hijau Dan Sawi putih

Diposting oleh Zaenal Arifin pada 04:08, 11-Des-10

Betakaroten, vitamin B-
kompleks, vitamin C,serat, fosfor,
kalsium, magenesium, asam
oksalat, asam nikotinat,
rorifamada dan rorifona
(khususnya dalam saw! putih).
Menjaga kesehatan tulang,
menurunkan risiko kanker dan
membantu mengatasi kanker,
meningkatkan kekebalan tubuh,
mengatasi lendir (dahak, ingus,
dll.) berlebihan, menggiatkan
fungsi organ pencernaan dan
meningkatkan pembuangan
racun dari dalam tubuh.

Taoge, Terong dan Wortel

Diposting oleh Zaenal Arifin pada 05:31, 10-Des-10

TAOGE :

taoge kacang hijau,
taoge pendek, taoge alfa :
Vitamin E, kalsium, fosfor.
Memperbaiki kehidupan seks
dan kesuburan, menggiatkan
peremajaan sel dan
memperlambat penuaan.

TERONG :

Terong Hijau, terong
ungu, terong putih : Kalsium,
fosfor, solasonin, striknin,
kopolamin, skopoletin, skoparon,
protease inhibitor. Menurunkan
risiko kanker, mengontrol kadar
kolesterol dan trigliserida darah,
memperkecil risiko stroke dan
serangan jantung.

WORTEL :

Betakaroten, likopen,
lutein, kumarin, kalsium, fosfi
Menurunkan kelebihan kadar
koleste dan trigliserida darah,
mengurangi ris stroke dan
serangan jantur menggiatkan
peremajaan sel c menghambat
penuaan, memperk risiko
kanker, menggenjot vitalitas seks

pare bagian pertama

Diposting oleh Zaenal Arifin pada 05:20, 24-Nov-10

Pare (Momordica charantia L.) selain bentuknya yang unik,panjang dengan kulit yang kasar seperti berduri juga dikenal sebagai sayuran yang pahit rasanya.Kandungan kimiawi secara lengkap dalam buah pare adalah albiminoid, karbohidrat dan zat warna. Daunnya mengandung momordisina, momordikna, karantina, resin, dan minyak lemak. Akarnya mengandung asam momordial dan asam oleanolat. Bijinya mengandung saponin, alkaloid, triterprenoid dan asam momordial.Buah pare diketahui dapat merangsang nafsu makan, menyembuhkan penyakit kuning,memperlancar pencernaan, memperbanyak air susu ibu (ASI), mengurangi nyeri saat haid, mengobati sariawan dan ambeien, menekan infeksi cacing gelang sampai sebagai obat malaria.Daun pare berkhasiat menyembuhkan diare pada bayi, membersihkan darah bagi wanita yang baru melahirkan, menurunkan panas, mengeluarkan cacing kremi, dan juga dapat menyembuhkan batuk dan radang tenggorokan.Sebuah penelitian di laboratorium Saint Louis University, AS membuktikan, bahwa ekstrak sayuran pare membantu melindungi wanita dari kanker payudara. Dari percobaan itu dapat diketahui bahwa kandungan zat dalam pare, yakni lesichin dan zat lain yang berfungsi mengaktifkan kerja kekebalan, berfungsi melawan sel kanker.Penelitian lain yang dilakukan di Jepang diketahui bahwa biji pare merupakan antioksidan yang cukup kuat.Antioksidan bekerja memerangi radikal bebas di dalam tubuh penyebab luka pada sel, melawan pembentukan sel kanker, memperlambat proses penuaan, membuka penyumbatan arteri, stroke, penyakit jantung dan lain-lain.

sekilas tentang sayuran

Diposting oleh Zaenal Arifin pada 05:20, 24-Nov-10

Sungguh
memprihatinkan, tingkat
konsumsi masyarakat
Indonesia akan sayuran
masih relatif rendah,
yaitu sekitar 37,30 kg
per kapita per tahun.
Kondisi ini jauh dibawah
standar FAO yang
merekomendasikan konsumsi
sayuran senilai
65 kg/kapita/tahun. Untuk
menggenjot hal
tersebut, Pemerintah melalui
Gerakan Makan
Sayuran (GEMA Sayuran) terus
berupaya
merangsang masyarakat untuk
gemar
makan sayuran.
Indonesia, sebagai salah satu
negara tropis,
memiliki beragam jenis sayuran
yang dapat
dikonsumsi untuk memenuhi
kebutuhan
nutrisi, utamanya vitamin dan
mineral.
Menurut data yang tersedia di
Balai Penelitian
Sayuran (Balitsa), tidak kurang
dari 87 jenis
sayuran yang dikembangkan di
Indonesia,
antara lain: genjer, pepaya,
godobos,
kemandilan/jonge, kenikir,
sintrong, selada
air, baligo, gambas/oyong,
labu kuning,
kemangi, keresmen, selasih,
koro, krokot,
kelor, cincau, simbukan,
takokan, kangkung
dan pare.

pare bagian kedua

Diposting oleh Zaenal Arifin pada 05:19, 24-Nov-10

Keterangan yang paling populer, pare mampu menurunkan kadar gula.Penelitian ini dilakukan pada beberapa ekor tikus yang diberi pemicu diabetes. Setelah itu,tikus-tikus percobaan itu diberi ekstrak pare lalu diukur gula darahnya.Hasilnya, kadar gula darah pada tikus-tikus tersebut turun secara bertahap. Penurunan kadar gula ini didapat karena hasil kerja dari zat yang memiliki kesamaan dengan insulin yang terkandung di dalam biji pare.Selain itu, zat protein yang terkandung di dalamnya berperan menurunkan kadar gula dalam darah. Zat-zat yang terkandung dalam daging dan biji pare mampu mempercepat pembongkaran glukosa dan mengubah glukosa yang berlebih menjadi energi.Pare juga mengandung serat,vitamin C,karotin, dan kalium. Serat berperan mengatur kondisi di dalam usus dan berfungsi mengatasi sembelit; karotin menjaga kesehatan mata,meningkatkan aktivitas mata dan mengurangi keluhan rabun senja. Sedangkan kalium berfungsi untuk mengatasi kelebihan dalam mengkonsumsi natrium berlebih sehingga berkhasiat mengatasi hipertensi.Vitamin C yang terkandung dalam 100 gr pare sekitar 120 ml. Vitamin C ini berfungsi menjaga kecantikan kulit,karena mencegah kerusakan kulit akibat sengatan ultra violet.Berarti, pare dapat mencegah munculnya noda hitam dan kerutan pada wajah.

tips n trik mengkonsumsi pare

Diposting oleh Zaenal Arifin pada 05:18, 24-Nov-10

Kalau Anda belum tertarik mengkonsumsi pare karena rasa pahitnya, ada tips sederhanayang dapat dilakukan. Caranya dengan merendam atau mencuci irisan buah pare pada air garam atau membuat pare menjadi teh.